Jelajahi keindahan ekowisata pesisir Pantai Lungkak, produk garam olahan khas Telaga Bagek & Kedome, serta komoditas perikanan laut Desa Ketapang Raya.
Di sepanjang pesisirnya, Desa Ketapang Raya menyimpan potensi yang tumbuh dari laut, tambak, dan tangan-tangan masyarakat yang merawatnya secara turun-temurun — mulai dari hasil tangkapan laut, industri garam rakyat, hingga keindahan alam yang masih terjaga.
Semua itu bukan sekadar sumber penghidupan. Ia adalah identitas yang terus dijaga, dan cerita yang ingin kami bagikan kepada setiap orang yang datang mengenal Desa Ketapang Raya lebih dekat.
Menyusuri pesisir Ketapang Raya, dari rimbunnya hutan mangrove hingga debur ombak yang menyambut di setiap pantainya.
Destinasi pesisir unggulan dengan hamparan pantai asri, tempat berlangsungnya event Balap Sampan tahunan, dan calon transit wisata selatan.
Lihat DestinasiDusun pesisir bersejarah dengan terumbu karang utuh yang cocok untuk KJA Budidaya dan jejak sejarah peninggalan bencana 1977.
Lihat DestinasiDusun bersejarah yang menjadi titik transit pekerja Remusha Jepang menuju Lubang Nipon Tanjung Ringgit.
Lihat DestinasiDari kekayaan alam pesisir, lahirlah berbagai produk lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat.
Garam halus berkualitas tinggi buatan masyarakat Dusun Telaga Bagek dengan metode pembakaran kayu bakar yang tembus pasar luar daerah.
Lihat ProdukProduk garam rakyat khas Dusun Kedome yang diolah menggunakan bahan bakar sekam padi dan difortifikasi Yodium.
Lihat ProdukKomoditas unggulan tangkapan cumi-cumi olahan kering serta hasil budidaya Lobster dan Ikan Kerapu KJA.
Lihat ProdukProduk usaha mikro peternakan bebek petelur oleh kelompok ibu-ibu rumah tangga Dusun Lungkak Utara.
Lihat ProdukDi balik keindahan yang sudah bisa dinikmati hari ini, Desa Ketapang Raya masih terus melangkah. Pembangunan kawasan ekowisata ditargetkan mulai berjalan tahun ini...
“ Laut dan tanah di Ketapang Raya bukan hanya memberi kehidupan — keduanya warisan yang kami jaga, untuk masa depan yang ingin kami bangun bersama.